Jumat, 09 September 2011

Sesepuh Ponpes Suryalaya Abah Anom Wafat

Abah Anom merupakan putra kelima Syaikh Abdullah bin Nur

Abah Anom (Suryalaya.org)
BERITA TERKAIT
 
VIVAnews - Sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya, Tasikmalaya, Jawa Barat, KH A Shohibulwafa Tajul Arifin atau yang dikenal dengan nama Abah Anom, meninggal dunia. Abah Anom meninggal sebelum dzuhur, tepatnya pukul 11.50 WIB di RS Tasik Medical Citratama.

"Iya barusan meninggal sebelum dzuhur. Meninggal dalam usia 96 tahun. Saya belum tahu pasti penyebabnya apa," kata Aay Syarif, staf Yayasan Serba Bakti di Pondok Pesantren Suryalaya, saat berbincang dengan VIVAnews.com, Senin 5 September 2011.

Menurut Aay, berita meninggalnya sesepuh kelahiran Suryalaya pada 1 Januari 1915 itu belum menyebar. Menurut dia, belum ada pejabat tinggi yang mampir dan melayat.

"Baru pejabat-pejabat dari dua kecamatan saja," ujar Aay. Aay sendiri belum mengetahui rencana kapan dan dimana Abah Anom akan dimakamkan. "Sekarang baru saja dimandikan."

Abah Anom merupakan putra kelima Syaikh Abdullah bin Nur Muhammad, pendiri Pondok Pesantren Suryalaya, dari ibu yang bernama Hj Juhriyah. Pada usia delapan tahun Abah Anom masuk Sekolah Dasar (Verfolg School) di Ciamis antara tahun 1923-1928.

Kemudian ia masuk Sekolah Menengah semacam Tsanawiyah di Ciawi Tasikmalaya. Pada tahun 1930 Abah Anom memulai perjalanan menuntut ilmu agama Islam secara lebih khusus.

Abah Anom belajar ilmu fiqih dari seorang Kyai terkenal di Pesantren Cicariang Cianjur, kemudian belajar ilmu fiqih, nahwu, sorof dan balaghah kepada Kyai terkenal di Pesantren Jambudipa Cianjur. Setelah kurang lebih dua tahun di Pesantren Jambudipa, beliau melanjutkan ke Pesantren Gentur, Cianjur yang saat itu diasuh oleh Ajengan Syatibi. (umi)

• VIVAnews

Tidak ada komentar:

"MAJELIS RASULULLAH SAW"

"MAJELIS RASULULLAH SAW"









"PERADABAN BARU ISLAM (FITRAH MANUSIA)"

Seaching Blog