Selasa, 02 November 2010

Informasi Tepat Munculkan Motivasi Kuat

Motivasi mendorong seseorang untuk berkarya, menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Hilangnya motivasi karena berbagai sebab mengakibatkan produktivitas kerja menurun, masalah menumpuk, dan hilang gairah hidup. Biasanya sebuah instansi memberikan pelatihan untuk menjaga produktivitas kerja karyawan. Bagaimana cara menumbuhkan motivasi tatkala mengalami kejenuhan atau penurunan semangat kerja? Agar tak lelah menghadapi gelombang kehidupan? Inilah hasil perbincangan singkat MNH dengan Founder Spiritual Building Training (SBT) Bapak Andi Kusuma Brata,S.T.
Bagaimana Bapak menjelaskan tentang motivasi?
Motivasi itu dorongan yang berfungsi sebagai impuls yang memunculkan niat melakukan sesuatu. Jadi motivasi dulu baru niat. Motivasi seseorang bisa tetap, sebaliknya niatannya dapat berubah-ubah. Saya kasih contoh sederhana, seseorang yang pengen punya motor dan pergi ke dealer dengan niat membeli sepeda motor warna hitam. Setelah sampai di sana, tertarik dengan yang warna merah. Berubahlah niatnya yang dari rumah berniat membeli yang warna hitam, sampai di dealer berniat membeli yang merah. Karena godaan, niat dapat berubah tetapi motivasi tetap ada. Di samping niat perlu ada tekad yang fungsinya menjaga niat itu tetap terlaksana apapun kesulitannya.

Dari mana motivasi itu muncul?


Motivasi merupakan hasil dari adanya input atau masukan yang dalam hal ini berupa informasi yang diterima oleh seseorang. Perlu dicatat input ini bersifat positif, yang membangkitkan keinginan, menggerakkan hati. Input atau informasi bisa berupa pengalaman pribadi, pengalaman orang lain, nasihat, termasuk di dalamnya mendengarkan pengajian. Dan motivasi dapat muncul sewaktu-waktu tergantung kondisi masing-masing orang.

Bilamana sebuah informasi dapat menumbuhkan motivasi?


Tidak semua informasi dapat menjadi input tumbuhnya motivasi. Tetapi hanya informasi yang menggerakkan hati, memunculkan keinginan. Kondisi seseorang yang menerima juga menentukan apakah informasi itu dapat menjadi motivasi atau tidak. Allah swt. sudah menyebutkan dalam surah Asy-Syams ayat…, Allah menyediakan dua potensi yakni takwa dan fujur. Tinggal mana yang akan diturut oleh orang tersebut. Sulit menerka motivasi karena ini sesuatu yang abstrak dan tidak terukur. Bahasa juga sangat menentukan sebuah informasi menjelma jadi motivasi.

Maksudnya cara berkomunikasi?


Ya benar. Bahasa yang digunakan ketika kita berniat memotivasi orang lain sangat mempengaruhi hasilnya. Rasulullah saw. bersabda dalam suatu hadits agar kita berdakwah dengan bahasa kaum. Contoh menasihati anak yang berbuat salah. Hasilnya akan berbeda antara ketika dimarahi dulu baru dinasihati dengan menasihati melalui diskusi. Anak akan menerima kenyataan bahwa dirinya salah tanpa perlu disalahkan orang lain. Dia memahami saat kita memasukkan nasihat lewat diskusi. Dari situ anak termotivasi untuk tidak melakukan kesalahan itu lagi.

Seperti surga dan neraka yang bagi sebagian orang tidak menjadi informasi yang memotivasi. Barang-kali kesalahan pada penyampaian, bahasa yang digunakan. Kita tahu para sahabat merasa benar-benar melihat surga dan neraka tatkala mendengarkan penjelasan Rasulullah saw. Mungkin para dai sekarang kurang tepat dalam menjelaskan. Contoh lain nilai-nilai spiritual yang menjadi kunci sukses hidup tidak berhasil memotivasi mereka karena kesalahan penyampaian.

Bagaimana menjaga motivasi kerja selalu produktif?

Setiap manusia itu spesial, tetapi pada dasarnya adalah sama. Yang menjadikan mereka spesial adalah bagaimana mereka menghadapi masalah. Orang bekerja memang untuk memperoleh penghasilan. Tetapi kami melihat orang yang melakukan sesuatu karena dorongan pengabdian kepada Allah swt. dengan kata lain untuk ibadah, dia tidak pernah kehilangan energi. Jika manusia hanya bisa memberikan secuil materi sebagai ganti waktu dan tenaga untuk kerja, bayangkan apa yang Allah sudah berikan kepada hamba-hamba-Nya.  Jauh lebih besar dari sekadar gaji bulanan; rezeki, kesehatan, kesempatan beramal, kebahagiaan. Saya yakin dan membenarkan bahwa Allah yang akan mencukupi kebutuhan hamba-Nya yang tulus mengabdi. Karena itu professional bagi kami adalah pengabdian untuk Allah sebaik-baiknya.

Apa saja tips agar tidak mudah kehilangan motivasi dalam hidup?

Pertama, selalu jaga kedekatan dengan Allah swt. Kedua, pahami bahwa hidup ini penuh dengan romantika. Semua orang sama, yang membedakan adalah cara mengatasi masalah. Ketiga, yakin bahwa Allah Maha Tahu keadaan hamba-Nya, apa yang kita butuhkan. Keempat, ingat janji Allah bahwa sesudah kesulitan pasti ada kemudahan. Allah tidak pernah menjanjikan sesuatu dua kali kecuali ini. (If)

Tidak ada komentar:

"MAJELIS RASULULLAH SAW"

"MAJELIS RASULULLAH SAW"

"PERADABAN BARU ISLAM (FITRAH MANUSIA)"

Seaching Blog

Memuat...