Rabu, 25 Januari 2012

10 Tahayul Dalam Tradisi Imlek, Perayaan Tahun Baru China


Unikaja.com - Tahun baru China alias Imlek merupakan perayaan meriah yang didominasi warna merah. Namun, ada 10 tahayul seputar perayaan Imlek. Apa saja?

Berbicara tentang China, pasti ada kaitannya dengan mitos dan tahayul. Apalagi, budaya China telah ada lebih dari lima ribu tahun lalu. Dimanapun mereka berada, orang China takkan meninggalkan budayanya, termasuk merayakan imlek. Berikut 10 tahayul seputar tradisi imlek.

  1. Pertama, tak boleh bersih-bersih. Seluruh rumah harus sudah dibersihkan sebelum Tahun Baru, karena bersih-bersih itu dianggap membuang hal-hal buruk sepanjang tahun lalu. Alat bersih-bersih harus diletakkan pada hari H, agar tidak membuang hal baik yang diharapkan.
  2. Tak boleh ada cerita hantu, karena apapun yang dilakukan hal itu akan terbawa terus sepanjang tahun. Kata-kata buruk dan tak beruntung merupakan tabu di hari pertama tahun baru. Terutama, karena kisah seram biasanya terkait dengan kematian.
  3. Tak boleh mencuci rambut. Meski disarankan untuk memangkas rambut pada hari pertama, Anda tidak mencucinya untuk memastikan keberuntungan takkan ikut luntur.
  4. Tak boleh membeli buku. Sebab itulah toko buku tutup, karena dilarang membeli buku. Alasannya, buku merupakan homonim untuk ‘kehilangan’ dalam bahasa Kanton. Meski begitu, tak ada larangan untuk membaca buku.
  5. Tak boleh belanja sepatu. Berbelanja sepatu dibatasi pada hari pertama. Sebab, kata sepatu merupakan homonim untuk kata ‘sulit’ dalam bahasa Kanton.
  6. Tak boleh menangis. Menitikkan air mata dilarang pada hari tahun baru. Sebab itulah anak-anak diampuni dan tak diberi hukuman atas kesalahan yang mereka lakukan pada hari tersebut.
  7. Tak boleh duduk di kamar tidur. Menemui siapapun di kamar tidur pada hari tahun baru dianggap sebagai kesialan. Sebab itulah semua orang, bayi dan orang tua yang sakit sekalipun, didandani dan duduk di ruang tamu pada hari tersebut.
  8. Tak boleh ada benda tajam. Memegang benda tajam pada hari tahun baru dianggap sebagai hal buruk karena bisa ‘memotong’ hal-hal baik. Gunting dan pisau serta benda taham lainnya disarankan untuk disimpan pada hari sebelumnya.
  9. Merah warna yang baik. Pakaian, dekorasi dan ornamen berwarna cerah sangat direkomendasikan pada hari tersebut. Anak-anak menerima angpao/uang dalam amplop merah dari orangtuanya, ucapan semoga sehat dan bahagia. Rumah didekorasi dengan warna merah.
  10. Kicauan burung pertanda baik. Orang pertama yang anda temui pada hari tahun baru itu menentukan seberuntung apa anda sepanjang tahun. Mendengar kicauan atau melihat burung yang berkicau dianggap keberuntungan. Apalagi, burung berwarna merah atau burung walet.

Tidak ada komentar:

"MAJELIS RASULULLAH SAW"

"MAJELIS RASULULLAH SAW"









"PERADABAN BARU ISLAM (FITRAH MANUSIA)"

Seaching Blog